Tawakal kepada Allah ada dua macam :
  1. tawakal kepada Allah sekedar untuk memeroleh semua kebutuhan duniawi, atau terhindar dari segala yang tidak diinginkan dan segala musibah yang ada
  2. tawakal kepada Allah untuk memperoleh apa-apa yang dicintai dan diridhai-Nya, seperti iman, keyakinan, jihad dan dakwah.
dua macam tawakal ini mempunyai keutamaan yang berbeda, dan hanya Allah yang mengetahui perbedaan keutamaan antara keduanya.
jika seorang hamba bertawakal kepada Allah dengan sebaik-baiknya pada bentuk yang kedua, niscaya Allah akan memenuhi seluruh harapannya pada tawakal bentuk yang pertama.
sedangkan jika ia bertawakal pada bentuk yang pertama saja, maka Allah tetap akan mencukupkan bagiannya; namun, buah dari tawakalnya itu bukan berupa sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya.

(Review buku "Fawa'idul Fawa'id)